Harga BBM Pertamina Nonsubsidi 4 Mei 2026, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Dex Resmi Naik

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga BBM Pertamina Nonsubsidi 4 Mei 2026, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Dex Resmi Naik

Harga BBM Pertamina Nonsubsidi 4 Mei 2026, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Dex Resmi Naik

Berito.id – PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga untuk tiga jenis bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi terhitung mulai Senin, 4 Mei 2026. Kenaikan ini menyasar segmen bahan bakar berkualitas tinggi, yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Langkah ini di ambil guna mengikuti tren harga minyak mentah dunia serta menjaga stabilitas pasokan di dalam negeri.

Meskipun tiga varian tersebut mengalami kenaikan, masyarakat pengguna kendaraan harian dapat sedikit bernapas lega. Pertamina di pastikan masih mempertahankan harga untuk jenis Pertamax, Pertalite, dan Bio Solar pada level yang sama seperti periode sebelumnya.

Rincian Kenaikan di Wilayah Jakarta dan Sekitarnya

Berdasarkan data resmi dari MyPertamina, kenaikan harga cukup terasa pada lini gasoil. Di wilayah DKI Jakarta, harga Pertamax Turbo kini di banderol Rp 19.900 per liter, naik Rp 500 dari harga sebelumnya. Lonjakan lebih signifikan terjadi pada bahan bakar mesin diesel.

Baca Juga :  Hobi yang Jadi Investasi: Mengapa Vespa Klasik Semakin Tua Justru Semakin Gila Harganya?

Dexlite kini menyentuh angka Rp 26.000 per liter dari harga semula Rp 23.600. Sementara itu, Pertamina Dex sebagai varian tertinggi mesin diesel mengalami penyesuaian harga menjadi Rp 27.900 per liter dari sebelumnya Rp 23.900. Perubahan harga ini bervariasi di setiap provinsi karena adanya pengaruh Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di masing-masing daerah.

Daftar Harga BBM di Berbagai Wilayah Indonesia

Berikut adalah gambaran harga terbaru per 4 Mei 2026 di beberapa titik strategis:

  • Jawa & Bali: Pertamax Turbo (Rp 19.900), Dexlite (Rp 26.000), Pertamina Dex (Rp 27.900).

  • Sumatera (Aceh, Sumut, Jambi): Pertamax Turbo (Rp 20.350), Dexlite (Rp 26.600), Pertamina Dex (Rp 28.500).

  • Kalimantan & Sulawesi: Pertamax Turbo (Rp 20.350 – Rp 20.750), Dexlite (Rp 26.600 – Rp 27.150), Pertamina Dex (Rp 28.500 – Rp 29.100).

Untuk jenis BBM penugasan dan subsidi, harganya tetap seragam di seluruh Indonesia, yakni Pertalite tetap Rp 10.000 per liter dan Bio Solar Rp 6.800 per liter.

Baca Juga :  Menkeu Purbaya Siapkan 380 Posisi di Bea Cukai: Lulusan SMA Bisa Langsung Terjun ke Lapangan

Dilema Efisiensi Mesin vs Dompet

Kenaikan harga pada varian Dexlite dan Pertamina Dex yang cukup tajam menunjukkan tekanan besar pada sektor distribusi bahan bakar diesel nonsubsidi. Bagi pemilik kendaraan mesin modern dengan standar Euro 4, penyesuaian ini tentu menambah biaya operasional bulanan secara signifikan. Namun, menggunakan BBM dengan cetane number tinggi tetap menjadi investasi jangka panjang untuk menjaga keawetan komponen mesin daripada beralih ke solar subsidi yang berisiko merusak sistem common rail.

Tips Praktis Hemat BBM

Di tengah tren kenaikan harga ini, sangat disarankan bagi pengguna kendaraan untuk melakukan servis berkala secara rutin. Pastikan tekanan ban selalu ideal untuk mengurangi beban kerja mesin. Selain itu, manfaatkan program promosi atau cashback yang sering ditawarkan melalui aplikasi MyPertamina untuk meringankan beban biaya pengisian bahan bakar harian Anda. (Nd/*)

Berita Terkait

OJK Perkuat Literasi Kripto dan Tokenisasi Aset, Cegah Penipuan Digital Generasi Muda
OpenAI Perkuat Dominasi Korporasi Lewat Investasi Rp 69,68 Triliun
Wall Street Tembus Rekor Baru, Dominasi AI Melawan Tekanan Geopolitik
IHSG Terkoreksi ke 6.750 Jelang Rebalancing MSCI dan Sentimen Royalti Tambang
IHSG Anjlok ke 6.905 Akibat Eksodus Modal Asing di Saham Perbankan dan Blue Chip
Mengulas Spesifikasi Pertamina Dex CN 53 untuk Perawatan Mesin Diesel Modern
Simulasi Imbal Hasil ST016, Raih Passive Income Stabil dengan Pajak Rendah
Distribusi MinyaKita Didominasi Swasta, Bulog Ungkap Biang Kelangkaan di Pasar
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:04 WIB

OJK Perkuat Literasi Kripto dan Tokenisasi Aset, Cegah Penipuan Digital Generasi Muda

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:03 WIB

OpenAI Perkuat Dominasi Korporasi Lewat Investasi Rp 69,68 Triliun

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:32 WIB

Wall Street Tembus Rekor Baru, Dominasi AI Melawan Tekanan Geopolitik

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:40 WIB

IHSG Terkoreksi ke 6.750 Jelang Rebalancing MSCI dan Sentimen Royalti Tambang

Senin, 11 Mei 2026 - 22:15 WIB

IHSG Anjlok ke 6.905 Akibat Eksodus Modal Asing di Saham Perbankan dan Blue Chip

Berita Terbaru