Berito.id – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) resmi menjadi bagian dari pemegang saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (5/5/2026), manajemen GOTO mengonfirmasi bahwa Danantara mengakuisisi saham melalui pasar sekunder dengan kepemilikan kurang dari 1 persen.
Sekretaris Perusahaan GoTo, R A Koesoemohadian, menyatakan bahwa langkah investasi ini merupakan validasi atas fundamental perusahaan. Kepercayaan institusi negara seperti Danantara di pandang sebagai sinyal positif bagi prospek bisnis jangka panjang emiten teknologi tersebut. Manajemen berkomitmen menjaga tata kelola perusahaan yang profesional seiring masuknya modal baru ini.
Peta Pemegang Saham Kakap GOTO
Struktur kepemilikan GOTO saat ini masih di dominasi oleh raksasa global. Data terbaru menunjukkan SVF GT Subco (Singapore) Pte. Ltd. memegang kendali terbesar dengan 7,65 persen. Posisi berikutnya di tempati Taobao China Holding Limited sebesar 7,43 persen.
Beberapa nama besar lain yang tercatat dalam daftar investor strategis antara lain:
-
Google Asia Pacific Pte. Ltd. & Tencent Mobility Limited: Masing-masing 2,48 persen.
-
Telkomsel: 1,99 persen.
-
Internal Manajemen: Andre Soelistyo (0,57 persen), diikuti Hans Patuwo dan Catherine Hindra Sutjahyo dengan porsi lebih kecil.
Sesuai regulasi, detail pemegang saham di bawah 5 persen bersifat privat bagi otoritas bursa. Namun, publik tetap dapat memantau pergerakan kepemilikan besar melalui pengumuman resmi KSEI di situs BEI.
Respons Terhadap Perpres Perlindungan Driver
Selain isu investasi, GOTO tengah mencermati Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026. Aturan yang diteken Presiden Prabowo Subianto pada 1 Mei 2026 ini mengatur tentang perlindungan pekerja transportasi daring.
Perusahaan mendukung penuh upaya pemerintah dalam menyejahterakan mitra pengemudi. Saat ini, tim internal masih menunggu salinan resmi dan rincian teknis aturan tersebut. Langkah ini krusial agar GOTO dapat melakukan kajian komprehensif sebelum menyesuaikan rencana bisnis demi kepatuhan regulasi. (Nd/*)






