IHSG Naik 2,28 Persen ke Level 5.875, Mayoritas Saham Ditutup Menguat

IHSG naik lebih dari 2 persen pada Jumat (3/7/2026), namun masih tertinggal dari posisi awal tahun.

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG Naik 2,28 Persen ke Level 5.875, Mayoritas Saham Ditutup Menguat(Foto: AI)

IHSG Naik 2,28 Persen ke Level 5.875, Mayoritas Saham Ditutup Menguat(Foto: AI)

Berito.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Jumat (3/7/2026) dengan penguatan solid. Sepanjang sesi, indeks bertahan di zona hijau dan akhirnya parkir di level 5.875,78. Data RTI menunjukkan IHSG naik 131,22 poin atau 2,28 persen di banding penutupan sebelumnya. Saat pembukaan, indeks berada di level 5.806,16. Pergerakan intraday membawa IHSG ke titik tertinggi 5.899,30 dan menyentuh level terendah 5.805,92 sebelum kembali menguat hingga penutupan.

Aktivitas perdagangan berlangsung cukup aktif. Volume transaksi mencapai 18,14 miliar saham. Nilai transaksi menembus Rp10,54 triliun, sedangkan frekuensi perdagangan tercatat 1.382.475 kali. Angka tersebut menunjukkan minat pelaku pasar masih terjaga pada akhir pekan.

Baca Juga :  Pekerja Informal Sulit KPR? Skema Rent to Own Jadi Solusi Rumah Subsidi

Penguatan IHSG di topang oleh dominasi saham yang bergerak naik. Sebanyak 494 saham di tutup menguat, 154 saham melemah, dan 139 saham lainnya stagnan. Kondisi ini menandakan sentimen positif cukup merata di pasar.

Kinerja IHSG juga sejalan dengan mayoritas bursa utama Asia yang ikut menguat. Hang Seng Index naik 1,28 persen, Nikkei bertambah 1,47 persen, dan Shanghai Composite menguat 0,37 persen. Pergerakan serempak ini memberi dukungan tambahan bagi pasar saham domestik.

Di tengah penguatan regional, pelaku pasar tampak memanfaatkan momentum untuk masuk ke saham-saham berkapitalisasi besar. Meski belum ada katalis baru yang benar-benar kuat, sentimen eksternal yang membaik membantu indeks bergerak lebih stabil. Analis menilai, selama arus beli masih bertahan dan tekanan global mereda, IHSG berpeluang menjaga tren pemulihan jangka pendek. Namun, investor tetap perlu mencermati arah suku bunga, pergerakan rupiah, dan dinamika pasar global.

Baca Juga :  Penurunan Limbah B3 MIND ID Susut 38 Persen Selama Dua Tahun

Meski demikian, penguatan harian belum cukup untuk menghapus tekanan sepanjang tahun. Secara year to date, IHSG masih terkoreksi sekitar 32 persen. Jika di bandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, indeks juga masih melemah sekitar 18 persen. Dengan kondisi itu, perdagangan pekan depan di perkirakan tetap di pengaruhi sentimen eksternal dan respons investor domestik di bursa saham nasional secara keseluruhan.

(A/*)

Berita Terkait

Pertamina Perkuat Kapabilitas SDM dan Budaya ESG, Strategi Jangka Panjang Hadapi Transisi Energi
MyPertamina Tembus 31 Juta Pengguna, Pertamina Perkuat Ekosistem Energi Digital di GIIAS 2026
Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap, Ini Dampak Fluktuasi Harga Minyak Dunia bagi Indonesia
Toyota Catat Kenaikan Ekspor Mobil 10,7 Persen di Semester I 2026
Promo Emas Galeri 24 Pegadaian Diskon Rp13 Ribu per Gram, Simak Syarat dan Daftar Harganya
OJK: 200 BPR Masih Jalani Proses Merger
Harga Emas Pekan Depan Masih Dibayangi Penguatan Dolar AS
Harga Minyak Dunia Sentuh US$100, Prabowo Minta Simulasi APBN
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:00 WIB

Pertamina Perkuat Kapabilitas SDM dan Budaya ESG, Strategi Jangka Panjang Hadapi Transisi Energi

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:00 WIB

MyPertamina Tembus 31 Juta Pengguna, Pertamina Perkuat Ekosistem Energi Digital di GIIAS 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:00 WIB

Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap, Ini Dampak Fluktuasi Harga Minyak Dunia bagi Indonesia

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:00 WIB

Toyota Catat Kenaikan Ekspor Mobil 10,7 Persen di Semester I 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:00 WIB

Promo Emas Galeri 24 Pegadaian Diskon Rp13 Ribu per Gram, Simak Syarat dan Daftar Harganya

Berita Terbaru