Strategi Menghalau Malware Klopatra, Lindungi Tabungan dari Pencurian Digital

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Strategi Menghalau Malware Klopatra, Lindungi Tabungan dari Pencurian Digital (Foto: AI)

Strategi Menghalau Malware Klopatra, Lindungi Tabungan dari Pencurian Digital (Foto: AI)

Berito.id – Ancaman siber memasuki fase baru yang jauh lebih agresif. PT ITSEC Asia Tbk mengidentifikasi varian perangkat lunak berbahaya bernama Klopatra. Berbeda dengan virus konvensional, Klopatra bekerja dengan metode infiltrasi senyap yang mampu memanipulasi aktivitas perbankan secara mandiri.

Malware ini menyusup ke dalam smartphone dan bertindak layaknya mata-mata digital. Steve Saerang, Head of Communications PT ITSEC Asia Tbk, mengungkapkan bahwa Klopatra memiliki kemampuan observasi yang mendalam. Perangkat perusak ini merekam rutinitas pengguna, memantau riwayat transaksi, hingga membedah pola interaksi pada aplikasi keuangan.

Kekuatan utama Klopatra terletak pada automasi transaksi. Setelah data terkumpul, ia sanggup mengeksekusi transfer atau pembayaran tanpa memerlukan instruksi dari pemilik ponsel. Skenario terburuknya, korban baru menyadari kerugian finansial saat mendapati saldo terkuras habis di pagi hari setelah periode tidur malam.

Baca Juga :  Kode Redeem MLBB 23 Juli 2026 Terbaru, Buruan Klaim Hadiahnya

Langkah Mitigasi untuk Pengguna Smartphone

Evolusi teknologi keamanan harus di barengi dengan kewaspadaan individu. Berikut adalah tindakan preventif yang harus segera Anda lakukan:

  • Audit Izin Aplikasi: Periksa pengaturan privasi. Cabut izin “Aksesibilitas” dan “Overlay” bagi aplikasi yang tidak di kenal atau mencurigakan. Klopatra sering memanfaatkan celah ini untuk mengontrol layar.

  • Aktivasi Verifikasi Biometrik: Gunakan pemindai sidik jari atau wajah untuk setiap transaksi perbankan. Metode ini lebih sulit di manipulasi oleh skrip otomatis dibandingkan PIN atau kata sandi statis.

  • Hindari Instalasi APK Luar Ruang: Jangan pernah mengunduh aplikasi melalui tautan di pesan singkat (SMS/WhatsApp). Pastikan sumber aplikasi hanya berasal dari toko resmi seperti Google Play Store atau App Store.

  • Pantau Notifikasi Real-Time: Aktifkan fitur notifikasi SMS atau push notification untuk setiap mutasi rekening sekecil apa pun agar respons pemblokiran kartu bisa dilakukan lebih cepat.

Baca Juga :  5 Tahun Tanpa LG: Mengapa Industri Ponsel Kini Justru Merindukan Inovasi Beraninya?

Integrasi gaya hidup digital yang serba instan saat ini menuntut pengguna untuk lebih skeptis terhadap tautan asing. Klopatra membuktikan bahwa kecanggihan enkripsi bank bisa menjadi tidak berarti jika pintu masuk perangkat pengguna sudah di kuasai oleh malware. (Nd/*)

Berita Terkait

Cari Laptop Ringan untuk Kuliah dan Kerja? Ini 5 Pilihan Terbaik 2026
Jangan Salah Pilih! Ini Perbedaan 4G dan 5G Beserta Kelebihannya
Google Buka Akses Gemini Spark untuk AI Ultra USD100
WhatsApp Hadirkan Fitur Baru, Kini Bisa Edit PDF Langsung di Dalam Chat
Asus ExpertBook P5 G2 Resmi Hadir di Indonesia, Laptop AI untuk Profesional Hybrid
Rekomendasi 5 Generator Video AI Terbaik untuk Konten Viral 2026
Jutaan Satelit Ancam Ubah Langit Malam Bumi
Jaket Kulit CEO Nvidia Terjual Rp17 Miliar
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Cari Laptop Ringan untuk Kuliah dan Kerja? Ini 5 Pilihan Terbaik 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:00 WIB

Jangan Salah Pilih! Ini Perbedaan 4G dan 5G Beserta Kelebihannya

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:00 WIB

Google Buka Akses Gemini Spark untuk AI Ultra USD100

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:00 WIB

WhatsApp Hadirkan Fitur Baru, Kini Bisa Edit PDF Langsung di Dalam Chat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:00 WIB

Asus ExpertBook P5 G2 Resmi Hadir di Indonesia, Laptop AI untuk Profesional Hybrid

Berita Terbaru