Bahaya Tersembunyi Pubertas Dini pada Remaja Putri

Pakar Mengingatkan Risiko Menopause Lebih Cepat dan Ancaman Penyakit Reproduksi

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bahaya Tersembunyi Pubertas Dini pada Remaja Putri
(Foto: honestdocs)

Bahaya Tersembunyi Pubertas Dini pada Remaja Putri (Foto: honestdocs)

Berito.id – Para orang tua sebaiknya tidak langsung bangga saat melihat anak perempuan mereka mengalami pubertas lebih cepat. Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, Dr. dr. Ratna Dewi Puspita Sari, SpOG, MARS, FISQua, justru meminta masyarakat mewaspadai fenomena ini. Menurutnya, perkembangan fisik yang terlalu dini ini berkaitan erat dengan masalah hormon yang bisa mengancam kesehatan jangka panjang.

“Jangan senang dulu kalau anak gadis kita cepat pubertas. Semakin dini mereka mengalami pubertas, semakin tinggi pula risiko mereka menghadapi menopause lebih cepat,” kata Ratna. Dokter yang aktif melayani pasien di Prodia Women’s Health Center ini menjelaskan bahwa faktor genetik dari ibu sangat menentukan pola hormonal seorang anak perempuan sejak lahir. Faktor bawaan ini menciptakan profil hormon yang unik dan berbeda pada setiap individu. Oleh karena itu, Ratna mengajak setiap perempuan untuk mengenali kondisi dasar hormon tubuh mereka masing-masing.

Baca Juga :  Script Blox Fruits Terbaru 2026 untuk Auto Farm Level Max Tanpa Ribet

Ancaman Kista hingga Tumor

Ketidakseimbangan kadar estrogen dan progesteron dapat mengacaukan berbagai fungsi tubuh manusia, mulai dari siklus haid hingga kondisi psikologis. Jika mengabaikan kondisi ini sejak dini, perempuan berpotensi besar menghadapi penyakit serius seperti miom, kista, hingga tumor di masa depan.

“Gaya hidup sehat melalui olahraga dan pemenuhan nutrisi yang cukup menjadi kunci. Tanpa upaya itu, ketidakseimbangan hormon akan mempercepat munculnya penyakit patologis seperti kista atau tumor,” jelas Ratna. Ratna juga menambahkan bahwa pubertas yang datang lebih awal otomatis mempercepat fase reproduksi. Dampak buruknya, jendela waktu menuju fase menopause menjadi jauh lebih pendek.

Pentingnya Deteksi Dini Hormon

Tubuh perempuan bekerja secara berkala mengikuti fluktuasi hormon, yang mencakup fase menstruasi, ovulasi, hingga luteal. Perubahan biologis ini memengaruhi suasana hati, tingkat energi, hingga kebugaran fisik. Sayangnya, mayoritas perempuan masih menganggap remeh perubahan ini dan mengategorikannya sebagai hal yang lumrah.

Baca Juga :  Ciri Ciri Serangan Jantung Saat Tidur & Cara Mencegahnya

“Banyak orang salah kaprah dan mengira perubahan emosi atau fisik itu sekadar faktor usia atau karakter. Padahal, hormonlah yang mengendalikan segalanya, termasuk suasana hati dan metabolisme tubuh,” tambahnya.

Melalui edukasi ini, Ratna mengimbau kaum hawa untuk lebih peduli terhadap kondisi hormon mereka, terutama saat memasuki usia 40 tahun atau bahkan lebih awal jika memiliki gejala klinis. Langkah pemeriksaan medis menjadi sangat krusial untuk memetakan ketidakseimbangan hormon yang mengganggu sistem reproduksi.

“Kita tidak perlu menunggu tubuh jatuh sakit untuk melakukan pemeriksaan. Mengenali kondisi hormon lebih awal akan membantu kita mengendalikan kesehatan masa depan,” tutup Ratna.

(A/*)

Berita Terkait

Kementan Ungkap Konsumsi Susu Warga RI Masih Rendah
Waspada, Ini 7 Risiko Minum Teh pada Malam Hari
Berapa Bulan Sekali Boleh Donor Darah? Ini Panduan PMI
Ciri Ciri Serangan Jantung Saat Tidur & Cara Mencegahnya
Lowongan PATT BPJS Kesehatan 2026 Tahap 2 Dibuka!
Tren Program Wellness Kian Populer di Era Modern
Rahasia Awet Muda Diah Permatasari
Mitos Detoks Air Lemon: Benarkah Ampuh Buang Racun Tubuh?
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:15 WIB

Bahaya Tersembunyi Pubertas Dini pada Remaja Putri

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:05 WIB

Kementan Ungkap Konsumsi Susu Warga RI Masih Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:05 WIB

Waspada, Ini 7 Risiko Minum Teh pada Malam Hari

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:02 WIB

Berapa Bulan Sekali Boleh Donor Darah? Ini Panduan PMI

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Ciri Ciri Serangan Jantung Saat Tidur & Cara Mencegahnya

Berita Terbaru

Bahaya Tersembunyi Pubertas Dini pada Remaja Putri
(Foto: honestdocs)

Kesehatan

Bahaya Tersembunyi Pubertas Dini pada Remaja Putri

Minggu, 21 Jun 2026 - 17:15 WIB

Instagram Tambah Fitur Caption Berbeda di Carousel
(Foto: REUTERS/Thomas White/File Photo
/cnbc)

Lifestyle

Instagram Tambah Fitur Caption Berbeda di Carousel

Minggu, 21 Jun 2026 - 16:10 WIB

Hujan Juni Masih Berlangsung di Indonesia, Tapi Mulai Melemah
(Foto: Getty Images
/iStockphoto/detik)

Lifestyle

Hujan Juni Masih Berlangsung di Indonesia, Tapi Mulai Melemah

Minggu, 21 Jun 2026 - 15:00 WIB

Saham SpaceX Anjlok 6 Persen Usai Euforia IPO
(Foto: bloombergtechnoz)

Finansial

Saham SpaceX Anjlok 6 Persen Usai Euforia IPO

Minggu, 21 Jun 2026 - 13:00 WIB