Waspada, Ini 7 Risiko Minum Teh pada Malam Hari

Kebiasaan minum teh sebelum tidur bisa memicu insomnia, gangguan pencernaan, hingga menghambat penyerapan nutrisi.

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Waspada, Ini 7 Risiko Minum Teh pada Malam Hari
(Foto: klikdokter)

Waspada, Ini 7 Risiko Minum Teh pada Malam Hari (Foto: klikdokter)

Berito.id – Teh menjadi salah satu minuman yang di gemari banyak orang. Selain memiliki rasa yang ringan dan menenangkan, minuman ini juga menyimpan berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh. Sebagian orang memilih minum teh pada pagi hari untuk membantu meningkatkan energi dan mengurangi rasa kantuk. Sementara itu, ada pula yang mengonsumsinya pada siang hari guna menjaga fokus saat beraktivitas.

Namun, tidak semua orang cocok minum teh pada malam hari. Bagi individu yang sensitif terhadap kandungan tertentu di dalam teh, kebiasaan ini justru dapat menimbulkan sejumlah efek yang mengganggu kualitas istirahat.

Berikut tujuh risiko yang dapat muncul jika Anda sering minum teh menjelang waktu tidur.

1. Memicu Kecemasan dan Rasa Gelisah

Daun teh mengandung kafein, yaitu zat stimulan yang dapat meningkatkan kewaspadaan. Pada beberapa orang, kafein juga bisa memicu rasa cemas, tegang, hingga gelisah.

Kadar kafein dalam teh berbeda-beda, tergantung jenis teh dan lama proses penyeduhan. Dalam satu cangkir teh, kandungan kafein umumnya berkisar antara 11 hingga 61 miligram.

Meski konsumsi kafein dalam jumlah moderat umumnya aman, orang yang sensitif terhadap zat ini dapat merasakan efek kecemasan meskipun hanya mengonsumsi sedikit. Akibatnya, tubuh menjadi sulit rileks saat waktu tidur tiba.

2. Membuat Sulit Mengantuk

Salah satu alasan utama mengapa teh kurang di sarankan pada malam hari adalah kandungan kafeinnya. Zat ini bekerja dengan cara meningkatkan fokus, energi, dan kewaspadaan sekaligus mengurangi rasa lelah. Karena itu, tubuh cenderung tetap terjaga lebih lama.

Efek kafein dapat mulai terasa sekitar 20 menit setelah di konsumsi dan mencapai puncaknya dalam waktu sekitar satu jam. Oleh sebab itu, minum teh menjelang tidur berpotensi membuat seseorang lebih sulit terlelap.

Baca Juga :  Lebaran 2026 Makin Hemat! Kemenpar Siapkan Paket Wisata Khusus dan Diskon Tiket Pesawat

Meski teh hijau mengandung theanine yang di kenal memberikan efek relaksasi, sebagian orang tetap dapat mengalami gangguan tidur akibat sensitivitas terhadap kafein.

3. Sering Terbangun di Tengah Malam

Mengonsumsi banyak cairan sebelum tidur dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil pada malam hari. Kondisi ini membuat seseorang harus bangun berulang kali untuk ke kamar mandi. Akibatnya, waktu tidur menjadi terpotong dan kualitas istirahat menurun.

Risiko tersebut semakin besar jika teh di minum kurang dari dua jam sebelum tidur. Selain itu, teh juga memiliki efek di uretik yang dapat meningkatkan produksi urine.

4. Memperparah Gejala Heartburn

Bagi penderita gangguan asam lambung, minum teh pada malam hari bisa memicu sensasi terbakar di dada atau heartburn. Kafein dapat membuat katup pemisah antara lambung dan kerongkongan menjadi lebih rileks. Kondisi ini memudahkan asam lambung naik ke kerongkongan.

Risiko tersebut akan semakin tinggi jika seseorang langsung berbaring setelah makan atau minum. Selain memicu heartburn, kebiasaan ini juga dapat memperburuk gejala refluks asam lambung yang sedang kambuh.

5. Menghambat Penyerapan Nutrisi

Minum teh setelah makan malam ternyata bukan kebiasaan yang ideal. Teh mengandung tanin, yaitu senyawa yang dapat mengurangi kemampuan tubuh dalam menyerap zat besi dari makanan. Jika dilakukan secara rutin, kebiasaan ini berpotensi menurunkan penyerapan nutrisi penting yang di butuhkan tubuh. Karena itu, para ahli umumnya menyarankan agar teh tidak di konsumsi bersamaan atau sesaat setelah makan.

Baca Juga :  5 Manfaat Rutin Minum Kopi Hitam di Pagi Hari demi Kesehatan Optimal

6. Berisiko Menyebabkan Sakit Kepala

Kafein memang dapat membantu meredakan beberapa jenis sakit kepala dalam jumlah tertentu. Namun, konsumsi berlebihan justru dapat menimbulkan efek sebaliknya.

Asupan kafein yang terlalu tinggi berpotensi memicu sakit kepala berulang, terutama pada orang yang mengonsumsinya setiap hari. Jika Anda sering mengalami sakit kepala tanpa penyebab yang jelas, mengurangi konsumsi teh untuk sementara waktu bisa menjadi langkah yang patut di coba.

7. Menimbulkan Mual dan Gangguan Lambung

Tanin dalam teh tidak hanya memberikan rasa khas yang sedikit pahit dan sepat. Senyawa ini juga dapat mengiritasi saluran pencernaan pada sebagian orang. Akibatnya, beberapa individu bisa mengalami mual, perut tidak nyaman, atau gangguan pencernaan setelah minum teh.

Tingkat sensitivitas setiap orang berbeda. Ada yang langsung merasakan keluhan setelah satu hingga dua cangkir teh, sementara yang lain tetap nyaman meski mengonsumsi lebih banyak.

Perlukah Menghindari Teh pada Malam Hari?

Teh tetap menjadi minuman yang kaya manfaat dan dapat mendukung kesehatan jika di konsumsi dengan tepat. Namun, hingga kini belum ada bukti yang menunjukkan bahwa minum teh pada malam hari memberikan manfaat lebih besar di bandingkan waktu lainnya.

Sebaliknya, konsumsi teh menjelang tidur justru berpotensi mengganggu kualitas istirahat, terutama bagi mereka yang sensitif terhadap kafein dan senyawa lain di dalamnya.

Karena itu, jika Anda sering mengalami sulit tidur, sering terbangun pada malam hari, atau memiliki masalah lambung, sebaiknya batasi konsumsi teh beberapa jam sebelum waktu tidur. Dengan cara tersebut, kualitas tidur dapat tetap terjaga dan tubuh memperoleh waktu istirahat yang optimal.

(A/*)

Berita Terkait

Kesepian Tingkatkan Risiko Demensia Dan Gangguan Kesehatan Otak
Bahaya Tersembunyi Pubertas Dini pada Remaja Putri
Kementan Ungkap Konsumsi Susu Warga RI Masih Rendah
Berapa Bulan Sekali Boleh Donor Darah? Ini Panduan PMI
Ciri Ciri Serangan Jantung Saat Tidur & Cara Mencegahnya
Lowongan PATT BPJS Kesehatan 2026 Tahap 2 Dibuka!
Tren Program Wellness Kian Populer di Era Modern
Rahasia Awet Muda Diah Permatasari
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:00 WIB

Kesepian Tingkatkan Risiko Demensia Dan Gangguan Kesehatan Otak

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:15 WIB

Bahaya Tersembunyi Pubertas Dini pada Remaja Putri

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:05 WIB

Kementan Ungkap Konsumsi Susu Warga RI Masih Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:05 WIB

Waspada, Ini 7 Risiko Minum Teh pada Malam Hari

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:02 WIB

Berapa Bulan Sekali Boleh Donor Darah? Ini Panduan PMI

Berita Terbaru

5 Wisata Kerinci Paling Populer di Jambi(Foto: AI)

Wisata

5 Wisata Kerinci Paling Populer di Jambi

Jumat, 17 Jul 2026 - 17:00 WIB

Tren Kucing Munchkin Makin Populer di Kalangan Cat Lovers(Foto: AI)

Lifestyle

Tren Kucing Munchkin Makin Populer di Kalangan Cat Lovers

Jumat, 17 Jul 2026 - 13:00 WIB