Ingin Hidup Lebih Lama? Intip 5 Jenis Diet yang Efektif Turunkan Risiko Kematian

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 23 Maret 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ingin Hidup Lebih Lama? Intip 5 Jenis Diet yang Efektif Turunkan Risiko Kematian (Foto: AI)

Ingin Hidup Lebih Lama? Intip 5 Jenis Diet yang Efektif Turunkan Risiko Kematian (Foto: AI)

Berito.id – Banyak orang memulai diet hanya demi angka di timbangan. Namun, riset terbaru memberikan alasan yang jauh lebih kuat untuk menjaga piring makan Anda: kesempatan untuk hidup lebih lama. Investasi pada nutrisi ternyata bukan sekadar soal ukuran celana, melainkan tentang menambah tahun-tahun berharga dalam hidup Anda.

Sebuah studi besar yang di publikasikan dalam jurnal Science Advances baru-baru ini membedah data lebih dari 100 ribu peserta UK Biobank selama satu dekade. Hasilnya mengejutkan. Peneliti menemukan bahwa konsistensi dalam menjalankan pola makan sehat tertentu dapat menurunkan risiko kematian antara 18 hingga 24 persen.

Pangkas Risiko Diabetes, Tambah Usia

Salah satu temuan paling menonjol adalah Diet Pengurangan Risiko Diabetes. Pola makan yang berfokus pada asupan tinggi serat dan pembatasan ketat gula tambahan ini menunjukkan hasil yang signifikan. Bagi pria, mengikuti diet ini secara konsisten dapat menambah harapan hidup hingga 3 tahun, sementara bagi wanita sekitar 1,7 tahun.

Profesor Madya di Huazhong University of Science and Technology sekaligus penulis senior studi, Liangkai Chen, menegaskan bahwa tidak ada satu cara tunggal yang ajaib. “Studi ini menunjukkan beberapa pola makan sehat sama-sama efektif mendukung umur panjang,” ujarnya.

Baca Juga :  Drama Korea Terbaru yang Tayang Sepanjang Mei 2026

5 Diet Terbaik untuk Harapan Hidup Lebih Tinggi

Berdasarkan analisis data pada peserta usia 45 tahun ke atas, berikut adalah lima pola makan yang terbukti secara ilmiah memberikan “bonus” usia:

  1. Diet Mediterania Populer karena penggunaan minyak zaitun, ikan, dan kacang-kacangan. Diet ini menambah harapan hidup sekitar dua tahun dan di kenal ampuh menjaga kesehatan jantung serta fungsi otak.

  2. Alternative Healthy Eating Index (AHEI) Di kembangkan oleh pakar dari Harvard, indeks ini memberikan skor tinggi pada konsumsi protein nabati dan lemak sehat. Dampaknya luar biasa: pria di perkirakan bisa hidup 4,3 tahun lebih lama dan wanita 3,2 tahun lebih lama.

  3. Diet Berbasis Tumbuhan (Plant-Based) Fokus sepenuhnya pada kekayaan alam seperti sayur, buah, dan biji-bijian utuh dapat memberikan tambahan usia sekitar dua tahun bagi pengikutnya.

  4. Diet DASH Awalnya di rancang untuk penderita hipertensi, diet ini menekankan asupan rendah natrium dan kaya mineral. Hasilnya, harapan hidup meningkat sekitar 1,9 tahun bagi pria dan 1,8 tahun bagi wanita.

  5. Diet Rendah Gula dan Tinggi Serat Spesifik untuk mengontrol sensitivitas insulin, pola ini menjadi kunci utama dalam menekan risiko penyakit kronis yang memicu kematian dini.

Baca Juga :  Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Hokkaido Jepang, Pusat Berada di Sarabetsu

Pesan Sederhana untuk Kesehatan Jangka Panjang

Marion Nestle, profesor emeritus di NYU, menilai hasil studi ini mempertegas apa yang sebenarnya sudah di ketahui masyarakat luas namun sering di abaikan.

“Selalu menakjubkan bahwa di butuhkan penelitian besar dan rumit hanya untuk menyimpulkan bahwa makanan sehat baik bagi kesehatan dan umur panjang,” kata Nestle dalam wawancaranya dengan Scientific American. Ia mengingatkan bahwa poin intinya bukan pada nama dietnya, melainkan pada kualitas bahan makanan yang di konsumsi.

Tips Memulai untuk Pemula

Jika Anda bingung harus memulai dari mana, jangan mencoba mengubah semuanya dalam satu malam. Anda bisa memulai dengan langkah kecil yang sering di temukan dalam kelima diet di atas:

  • Ganti camilan manis dengan kacang-kacangan atau buah segar.

  • Prioritaskan karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau ubi daripada nasi putih.

  • Pastikan setengah dari piring makan Anda berisi sayuran hijau.

Studi ini menjadi pengingat bahwa setiap suapan adalah peluang untuk memperpanjang usia. Dengan menurunkan risiko kematian hingga hampir seperempatnya, menjaga pola makan kini bukan lagi sekadar tren kecantikan, melainkan kebutuhan mendasar untuk bertahan hidup. (Nd)

Berita Terkait

Rahasia Awet Muda Diah Permatasari
Mitos Detoks Air Lemon: Benarkah Ampuh Buang Racun Tubuh?
Waspada, Sering Kurang Tidur Picu Risiko Stroke Ringan
Tips Mencegah Asam Urat Saat Iduladha, Batasi Konsumsi Daging Merah
FBC Clinic Hadirkan XERF, Solusi Pengencangan Kulit Tanpa Operasi Plastik Lebih Hemat
WHO Tetapkan Ebola Darurat Global, Kemenkes Perketat Bandara dan Pelabuhan
Hantavirus Bukan Pandemi Baru, DPR Desak Pemerintah Gencarkan Edukasi Kebersihan
Mengenal Virus Andes, Hantavirus Langka yang Menular Antar Manusia
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:10 WIB

Rahasia Awet Muda Diah Permatasari

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:05 WIB

Mitos Detoks Air Lemon: Benarkah Ampuh Buang Racun Tubuh?

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:02 WIB

Waspada, Sering Kurang Tidur Picu Risiko Stroke Ringan

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:52 WIB

Tips Mencegah Asam Urat Saat Iduladha, Batasi Konsumsi Daging Merah

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:08 WIB

FBC Clinic Hadirkan XERF, Solusi Pengencangan Kulit Tanpa Operasi Plastik Lebih Hemat

Berita Terbaru

7 Inspirasi Koridor Samping Rumah dengan Roster Estetik
(Foto: soonkst
/dekoruma)

Lifestyle

7 Inspirasi Koridor Samping Rumah dengan Roster Estetik

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:00 WIB

Resmi! Ini Daftar 35 SMAN Pendaftaran Online Jambi 2026
(Foto: spmbjambi)

Daerah

Resmi! Ini Daftar 35 SMAN Pendaftaran Online Jambi 2026

Rabu, 10 Jun 2026 - 13:05 WIB

Veloz Hybrid EV Lintas Nusa Jelajah Sulawesi
(Foto: IDN Times
/BimaPrakasa)

Otomotif

Veloz Hybrid EV Lintas Nusa Jelajah Sulawesi

Rabu, 10 Jun 2026 - 12:10 WIB

Lenovo FIFA World Cup 2026 Edition Resmi Hadir di Indonesia
(Foto: Dok. Lenovo
/detik)

Teknologi

Lenovo FIFA World Cup 2026 Edition Resmi Hadir di Indonesia

Rabu, 10 Jun 2026 - 11:02 WIB