Mandi Malam Sebelum Tidur: Rahasia Tidur Nyenyak atau Justru Bahaya?

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 14:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mandi Malam Sebelum Tidur: Rahasia Tidur Nyenyak atau Justru Bahaya? (Foto: AI)

Mandi Malam Sebelum Tidur: Rahasia Tidur Nyenyak atau Justru Bahaya? (Foto: AI)

Berito.id – Banyak orang ragu untuk mandi malam karena takut terserang rematik atau sekadar merasa malas menghadapi dinginnya air. Namun, bagi masyarakat perkotaan yang sibuk, mandi setelah pulang kerja adalah ritual wajib untuk membuang kotoran dan rasa penat. Pertanyaannya, mana yang lebih sehat bagi tubuh: guyuran air dingin yang menyegarkan atau dekapan air panas yang menenangkan?

Pilihan suhu air ternyata bukan sekadar soal selera. Secara medis, perbedaan suhu ini memberikan efek fisiologis yang sangat kontras pada sistem saraf dan metabolisme kita.

Manfaat Mandi Air Hangat: Relaksasi Otot dan “Pancingan” Tidur

Mandi air hangat (sekitar 37-38°C) sering di anggap sebagai obat mujarab bagi penderita insomnia. Secara ilmiah, fenomena ini berkaitan dengan regulasi suhu inti tubuh.

1. Melebarkan Pembuluh Darah (Vasodilatasi)

Air hangat membantu melebarkan pembuluh darah, yang memperlancar sirkulasi ke seluruh tubuh. Hal ini efektif meredakan ketegangan otot setelah seharian bekerja di depan laptop atau berdiri lama.

2. Mempercepat Rasa Kantuk

Ritme sirkadian tubuh mengatur agar suhu inti kita turun menjelang waktu tidur. Saat Anda mandi air hangat, suhu tubuh memang naik sementara. Begitu Anda keluar dari kamar mandi, suhu tubuh akan turun dengan cepat. Penurunan suhu yang drastis inilah yang mengirimkan sinyal ke otak bahwa sudah waktunya untuk tidur lelap.

Baca Juga :  Berapa Bulan Sekali Boleh Donor Darah? Ini Panduan PMI

Mandi Air Dingin Malam Hari: Kapan Harus Dilakukan?

Meski jarang di pilih saat malam, mandi air dingin punya fungsi yang berbeda. Air dingin memicu pelepasan norepinefrin dan dopamin yang memberikan efek “kejut” pada sistem saraf.

  • Pemulihan Otot: Jika Anda baru saja melakukan olahraga berat di malam hari, mandi air dingin membantu mengurangi peradangan dan nyeri otot (DOMS).

  • Meningkatkan Mood: Paparan air dingin dalam durasi singkat dapat memicu respons stres positif yang justru membantu memperbaiki suasana hati bagi sebagian orang.

Namun, mandi air dingin di malam hari berisiko membuat Anda terjaga lebih lama karena efek stimulasinya yang meningkatkan kewaspadaan.

Penjelasan Medis: Jangan Salah Pilih Suhu

Mengutip praktisi kesehatan, kunci utama dari mandi malam adalah durasi dan waktu pelaksanaannya. Mandi sebaiknya di lakukan 1-2 jam sebelum beranjak ke tempat tidur agar tubuh memiliki waktu untuk menstabilkan suhu kembali.

Baca Juga :  WHO Tetapkan Ebola Darurat Global, Kemenkes Perketat Bandara dan Pelabuhan

Air hangat lebih disarankan bagi mereka yang memiliki masalah kecemasan atau susah tidur. Sebaliknya, air dingin bisa menjadi pilihan bagi mereka yang baru saja menyelesaikan aktivitas fisik intens agar suhu otot segera turun.

Tips Praktis Mandi Malam yang Aman:

  • Hindari Air Terlalu Panas: Air yang terlalu panas dapat merusak lapisan minyak alami kulit dan menyebabkan iritasi atau kulit kering.

  • Durasi Ideal: Cukup 5 sampai 10 menit saja. Mandi terlalu lama di malam hari justru berisiko memicu masalah pernapasan pada orang yang sensitif.

  • Keringkan Tubuh Sempurna: Pastikan rambut dan tubuh benar-benar kering sebelum tidur untuk menghindari risiko flu atau sinusitis.

Pada akhirnya, mendengarkan sinyal tubuh adalah hal terpenting. Jika tujuan Anda adalah istirahat total, air hangat tetap menjadi pemenangnya. Namun, jika Anda butuh kesegaran setelah olahraga malam, air dingin bukan masalah asalkan tubuh tetap dalam kondisi fit. (Nd)

Berita Terkait

Kesepian Tingkatkan Risiko Demensia Dan Gangguan Kesehatan Otak
Bahaya Tersembunyi Pubertas Dini pada Remaja Putri
Kementan Ungkap Konsumsi Susu Warga RI Masih Rendah
Waspada, Ini 7 Risiko Minum Teh pada Malam Hari
Berapa Bulan Sekali Boleh Donor Darah? Ini Panduan PMI
Ciri Ciri Serangan Jantung Saat Tidur & Cara Mencegahnya
Lowongan PATT BPJS Kesehatan 2026 Tahap 2 Dibuka!
Tren Program Wellness Kian Populer di Era Modern
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:00 WIB

Kesepian Tingkatkan Risiko Demensia Dan Gangguan Kesehatan Otak

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:15 WIB

Bahaya Tersembunyi Pubertas Dini pada Remaja Putri

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:05 WIB

Kementan Ungkap Konsumsi Susu Warga RI Masih Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:05 WIB

Waspada, Ini 7 Risiko Minum Teh pada Malam Hari

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:02 WIB

Berapa Bulan Sekali Boleh Donor Darah? Ini Panduan PMI

Berita Terbaru

Bulog Sungai Penuh Realisasikan Penyerapan 736 Ton Gabah
(Foto: rri)

Daerah

Bulog Sungai Penuh Realisasikan Penyerapan 736 Ton Gabah

Selasa, 21 Jul 2026 - 21:00 WIB

B50 Ditargetkan Tersedia di Seluruh SPBU Mulai 1 Oktober 2026
(Foto: AI)

Finansial

B50 Ditargetkan Tersedia di Seluruh SPBU Mulai 1 Oktober 2026

Selasa, 21 Jul 2026 - 13:00 WIB