Setoran Freeport Tembus Rp75 Triliun, Ini Rincian Pembagiannya

Kontribusi Finansial PTFI, Rekor Rp75 Triliun Mengalir ke Kas Negara

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Setoran Freeport Tembus Rp75 Triliun, Ini Rincian Pembagiannya (Foto: Freeport Indonesia/medcom)

Setoran Freeport Tembus Rp75 Triliun, Ini Rincian Pembagiannya (Foto: Freeport Indonesia/medcom)

Berito.id – PT Freeport Indonesia (PTFI) menuntaskan kewajiban finansialnya dengan menyetorkan total Rp75 triliun sepanjang tahun 2025. Angka fantastis ini mencakup pembayaran pajak, royalti, hingga dividen yang di alokasikan bagi pemerintah pusat dan daerah.

Penuntasan setoran laba bersih tahun buku 2025 di lakukan pada 8 April 2026. Dana segar senilai Rp4,8 triliun menjadi pelengkap akhir yang menggenapi akumulasi kontribusi tahunan tersebut. Dari akumulasi Rp75 triliun itu, MIND ID selaku representasi saham pemerintah menerima dividen sebesar Rp16,9 triliun.

Distribusi Anggaran ke Wilayah Papua

Pemerintah daerah menerima kucuran dana total Rp13,48 triliun. Dana ini terbagi menjadi dua fase: Rp10,6 triliun yang di bayarkan sepanjang 2025, serta Rp2,88 triliun yang berasal dari pembagian laba bersih tahunan.

Baca Juga :  Pertamina Olah Minyak Jelantah MBG Jadi Bahan Bakar Pesawat (SAF)

Khusus untuk sisa pembagian laba bersih senilai Rp4,8 triliun, berikut adalah rincian penerimanya:

  • Pemerintah Pusat: Rp1,92 triliun.

  • Provinsi Papua Tengah: Rp720,5 miliar.

  • Kabupaten Mimika: Rp1,2 triliun.

  • Tujuh Kabupaten Lain di Papua Tengah: Total Rp960,4 miliar (Masing-masing Kabupaten Nabire, Paniai, Puncak, Puncak Jaya, Dogiyai, Deiyai, dan Intan Jaya mendapatkan Rp137,2 miliar).

Tony Wenas, Presiden Direktur PTFI, menegaskan bahwa transparansi menjadi landasan utama perusahaan dalam pemenuhan kewajiban ini. Ia berharap alokasi dana tersebut mampu memacu pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di tanah Papua secara nyata.

Proyeksi Produksi dan Dampak Sosial

Saat ini, operasional PTFI sedang berada dalam masa transisi pasca-insiden di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC). Produktivitas saat ini berkisar antara 40% hingga 50%. Namun, manajemen optimis mampu mengejar kapasitas penuh pada awal 2028. Harga komoditas mineral yang tetap stabil di level tinggi diprediksi akan terus mengerek angka kontribusi di masa mendatang.

Baca Juga :  Update Harga Range Rover Maret 2026, Intip Spesifikasi SUV Mewah yang Sempat Viral

Bagi masyarakat sekitar, PTFI tidak hanya sekadar menyetor uang ke negara. Pada 2025, perusahaan mengucurkan Rp2 triliun untuk investasi sosial. Komitmen ini dipastikan berlanjut dengan anggaran sekitar USD100 juta atau setara Rp1,7 triliun per tahun hingga masa operasional berakhir di 2041.

Langkah ini menegaskan prinsip bahwa pertumbuhan korporasi harus berjalan selaras dengan peningkatan taraf hidup komunitas lokal. Dana bagi hasil yang diterima pemerintah daerah seharusnya menjadi momentum bagi pemangku kebijakan untuk mengakselerasi infrastruktur dan layanan publik di wilayah masing-masing. (Nd/*)

Berita Terkait

Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Yakin Api Segera Dikendalikan
Kewarganegaraan Ganda Dibuka untuk Talenta Asing, Perca Soroti Nasib Anak Berdarah Indonesia
“Tentara Kami Mengagumi Anda”, PM Thailand Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo
Bukan Sekadar Tanam Mangrove, IKN Siap Jadi Model Pemulihan Pesisir Indonesia
Waspada! BMKG Prediksi Puncak Kemarau 2026 Capai Puncaknya pada Agustus dan September
Pertamina Perkuat Kapabilitas SDM dan Budaya ESG, Strategi Jangka Panjang Hadapi Transisi Energi
MyPertamina Tembus 31 Juta Pengguna, Pertamina Perkuat Ekosistem Energi Digital di GIIAS 2026
Pemerintah Percepat Sinkronisasi Data Bansos, Portal Perlinsos Digital Bikin Penyaluran Makin Tepat Sasaran
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Yakin Api Segera Dikendalikan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Kewarganegaraan Ganda Dibuka untuk Talenta Asing, Perca Soroti Nasib Anak Berdarah Indonesia

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:00 WIB

“Tentara Kami Mengagumi Anda”, PM Thailand Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:00 WIB

Waspada! BMKG Prediksi Puncak Kemarau 2026 Capai Puncaknya pada Agustus dan September

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:00 WIB

Pertamina Perkuat Kapabilitas SDM dan Budaya ESG, Strategi Jangka Panjang Hadapi Transisi Energi

Berita Terbaru